- Pertama, bahwasanya Allah –Subhanahu wa Ta'ala– lah yang menciptakan kita, yang telah memberikan rizki kepada kita dan Dia tidak membiarkan kita terlantar begitu saja, bahkan Dia –'Azza wa Jalla– mengutus seorang Rasul kepada kita. Barangsiapa yang taat kepada Rasul tersebut, niscaya ia akan masuk Jannah (Surga). Dan barangsiapa yang mendurhakainya, niscaya masuk neraka. Dalilnya yaitu firman Allah –Subhanahu wa Ta'ala–:
(Artinya), “Sesungguhnya Kami telah mengutus kepadamu (wahai orang kafir Mekah) seorang Rasul, yang menjadi saksi terhadapmu, sebagaimana Kami telah mengutus (dahulu) seorang Rasul kepada Fir'aun, maka Fir'aun mendurhakai Rasul itu, lalu Kami siksa ia dengan siksaan yang berat.” {Quran Surah Al-Muzammil (73): 15-16}
- Kedua, bahwasanya Allah –Subhanahu wa Ta'ala– tidak ridha dipersekutukan dengan seorang pun dalam beribadah kepada-Nya, baik dengan Malaikat muqarrabun (yang didekatkan) maupun dengan seorang Nabi yang diutus. Dalilnya adalah firman Allah –Subhanahu wa Ta'ala–:
(Artinya), “Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah keagungan Allah, maka janganlah kamu menyembah seorang pun di dalamya di samping (menyembah) Allah.” {Quran Surah Al-Jin (72): 18}
- Ketiga, barangsiapa yang taat kepada Rasul dan mentauhidkan Allah –'Azza wa Jalla–, maka tidak boleh baginya mencintai orang yang memusuhi Allah –'Azza wa Jalla– dan Rasul-Nya, meskipun ia kerabat terdekatnya. Dalilnya yaitu firman Allah –'Azza wa Jalla–:
(Artinya), “Kamu tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak, atau saudara-saudara ataupun kelurga mereka. Mereka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukkkan-Nya mereka ke dalam Surga yang mengalir di bawahnya sungi-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung.” {Quran Surah Al-Mujadilah (58): 22}
Sebelumnya: [00] Pengantar Pembahasan, [01] Masalah yang Wajib Kita Ketahui
Selanjutnya: [03] Al-Hanifiyah