Rabu, 25 Agustus 2010

[Tiga Landasan Pokok]: Tiga Masalah yang Wajib Diketahui oleh Setiap Muslim dan Muslimah

Hits:


Tiga Masalah yang Wajib Diketahui oleh Setiap Muslim dan Muslimah
________________________________________________________

Ketahuilah –semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala merahmatimu–! Bahwasanya wajib bagi Muslim dan Muslimah untuk mengetahui ketiga perkara berikut ini kemudian mengamalkannya:
  • Pertama, bahwasanya Allah Subhanahu wa Ta'ala– lah yang menciptakan kita, yang telah memberikan rizki kepada kita dan Dia tidak membiarkan kita terlantar begitu saja, bahkan Dia –'Azza wa Jalla– mengutus seorang Rasul kepada kita. Barangsiapa yang taat kepada Rasul tersebut, niscaya ia akan masuk Jannah (Surga). Dan barangsiapa yang mendurhakainya, niscaya masuk neraka. Dalilnya yaitu firman Allah –Subhanahu wa Ta'ala–:

إِنَّا أَرْسَلْنَا إِلَيْكُمْ رَسُولا شَاهِدًا عَلَيْكُمْ كَمَا أَرْسَلْنَا إِلَى فِرْعَوْنَ رَسُولا

 فَعَصَى فِرْعَوْنُ الرَّسُولَ فَأَخَذْنَاهُ أَخْذًا وَبِيلا

(Artinya), “Sesungguhnya Kami telah mengutus kepadamu (wahai orang kafir Mekah) seorang Rasul, yang menjadi saksi terhadapmu, sebagaimana Kami telah mengutus (dahulu) seorang Rasul kepada Fir'aun, maka Fir'aun mendurhakai Rasul itu, lalu Kami siksa ia dengan siksaan yang berat.” {Quran Surah Al-Muzammil (73): 15-16}
  • Kedua, bahwasanya Allah Subhanahu wa Ta'ala– tidak ridha dipersekutukan dengan seorang pun dalam beribadah kepada-Nya, baik dengan Malaikat muqarrabun (yang didekatkan) maupun dengan seorang Nabi yang diutus. Dalilnya adalah firman Allah –Subhanahu wa Ta'ala–:

وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا

(Artinya), “Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah keagungan Allah, maka janganlah kamu menyembah seorang pun di dalamya di samping (menyembah) Allah.” {Quran Surah Al-Jin (72): 18}
  • Ketiga, barangsiapa yang taat kepada Rasul dan mentauhidkan Allah 'Azza wa Jalla, maka tidak boleh baginya mencintai orang yang memusuhi Allah 'Azza wa Jalla– dan Rasul-Nya, meskipun ia kerabat terdekatnya. Dalilnya yaitu firman Allah 'Azza wa Jalla:

لا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ أُولَئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الإيمَانَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِنْهُ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ أُولَئِكَ حِزْبُ اللَّهِ أَلا إِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

 
(Artinya), “Kamu tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak, atau saudara-saudara ataupun kelurga mereka. Mereka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukkkan-Nya mereka ke dalam Surga yang mengalir di bawahnya sungi-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung.” {Quran Surah Al-Mujadilah (58): 22}
________________________________________________________

Sumber:

Syarhu Ats-Tsalatsatil Ushul (judul asli: Syarh Ats-Tsalatsah Al-Ushul), Syaikh Muhammad bin Sulaiman At-Tamimirahimahullah, cetakan IV Maktabah Al-Ghuroba.

Al-Quran Al-Karim, versi CHM, cetakan Kampung Sunnah.



Sebelumnya: [00] Pengantar Pembahasan, [01] Masalah yang Wajib Kita Ketahui 

Selanjutnya: [03] Al-Hanifiyah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ayat RENUNGKANLAH


Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan, jika kamu berîmân dan bertakwa (kepada Allâh), Allâh akan memberikan pahala kepadamu, dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu. [QS. Muhammad (47): 36]

Supaya Dia memasukkan orang-orang Mukmin laki-laki dan (Mukmin) perempuan ke dalam Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya. Dan, supaya Dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka. Dan, yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi Allâh. [QS. al-Fath (48): 5]

Sesungguhnya orang-orang yang berîmân dan mengerjakan amal-amal saleh, dan merendahkan diri kepada Rabb mereka, mereka itu adalah penghuni-penghuni Surga. Mereka kekal di dalamnya. [QS. Hûd (11): 23]

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam Surga dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir). [QS. al-Hijr (15): 45]

Perumpamaan Surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang takwa ialah (seperti taman), mengalir sungai-sungai di dalamnya, buahnya tak henti-henti, sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa, sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka. [QS. ar-Ra'd (13): 35]

Sesungguhnya penghuni Surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka). [QS. Yâsîn (36): 55]

Di Surga itu, mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta. [QS. Yâsîn (36): 57]

(Yaitu) Surga Aden yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allâh memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. [QS. an-Nahl (16): 31]

Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka Surga Aden, mengalir sungai-sungai di bawahnya. Di dalam surga itu, mereka dihiasi dengan gelang emas, dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah. [QS. al-Kahfi (18): 31]

……………………………………………………………………

Barangsiapa mencari agama selain Islâm, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. [QS. Âli 'Imrân (3): 85]

_______________________________________________________

أَفَلاَ يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْءَانَ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِندِ غَيْرِ اللهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلاَفاً كَثِيرًا

Maka, apakah mereka tidak memperhatikan al-Qurân? Kalau sekiranya al-Qurân itu bukan dari sisi Allâh, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. [QS. an-Nisâ: 82]