Rabu, 25 Agustus 2010

[Tiga Landasan Pokok]: Masalah yang Wajib Kita Ketahui

Hits:


Masalah yang wajib Kita Ketahui
________________________________________________________

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

(Dengan menyebut Nama Allah, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang)

 

ATS-TSALATSAH AL-USHUL

(TIGA LANDASAN POKOK)

 

Ketahuilah –semoga Allah ­Subhanahu wa Ta'ala merahmatimu–! Bahwasanya wajib bagi kita untuk mengetahui empat perkara:

 

  • Pertama, ilmu, yaitu mengenal Allah, mengenal Nabi-Nya dan mengenal agama Islam dengan dalil-dalilnya.
  • Kedua, mengamalkannya.
  • Ketiga, berdakwah kepadanya.
  • Keempat, bersabar dalam menghadapi gangguan di dalamnya.

 

Dalilnya adalah firman Allah –Subhanahu wa Ta'ala–:


وَالْعَصْرِ

إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ

إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

 

(Artinya), “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam keadaan merugi. Kecuali, orang-orang yang beriman dan beramal shalih, dan nasehat-menasehati agar mentaati kebenaran dan menasehati agar menetapi kesabaran.” {Quran Surah Al-Ashr (103): 1-4}

 

Berkata Asy-Syafi'i –rahimahullah–, “Kalau seandainya Allah –Subhanahu wa Ta'ala– tidak menurunkan hujjah kepada makhluk-Nya selain surat ini saja, niscaya sudah cukup bagi mereka.”

 

Dan berkata Al-Bukhari –rahimahullah–, “Bab Ilmu Sebelum Ucapan dan Perbuatan. Dalilnya yaitu firman Allah –Subhanahu wa Ta'ala–:

 

 ...فَاعْلَمْ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ

 

(Artinya), ‘Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Ilah (yang benar) melainkan Allah. Dan mohon ampunlah bagi dosamu...’ {Quran Surah Muhammad (47): 19}

 

Allah –'Azza wa Jalla– (dalam ayat ini) memulai dengan ilmu sebelum ucapan dan perbuatan.”

________________________________________________________

Sumber:

Syarhu Ats-Tsalatsatil Ushul (judul asli: Syarh Ats-Tsalatsah Al-Ushul), Syaikh Muhammad bin Sulaiman At-Tamimirahimahullah, cetakan IV Maktabah Al-Ghuroba.

Al-Quran Al-Karim, versi CHM, cetakan Kampung Sunnah.


Sebelumnya: [01] Pengantar Pembahasan

Selanjutnya: [03] Tiga Masalah yang Wajib Diketahui oleh Setiap Muslim dan Muslimah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ayat RENUNGKANLAH


Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan, jika kamu berîmân dan bertakwa (kepada Allâh), Allâh akan memberikan pahala kepadamu, dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu. [QS. Muhammad (47): 36]

Supaya Dia memasukkan orang-orang Mukmin laki-laki dan (Mukmin) perempuan ke dalam Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya. Dan, supaya Dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka. Dan, yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi Allâh. [QS. al-Fath (48): 5]

Sesungguhnya orang-orang yang berîmân dan mengerjakan amal-amal saleh, dan merendahkan diri kepada Rabb mereka, mereka itu adalah penghuni-penghuni Surga. Mereka kekal di dalamnya. [QS. Hûd (11): 23]

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam Surga dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir). [QS. al-Hijr (15): 45]

Perumpamaan Surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang takwa ialah (seperti taman), mengalir sungai-sungai di dalamnya, buahnya tak henti-henti, sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa, sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka. [QS. ar-Ra'd (13): 35]

Sesungguhnya penghuni Surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka). [QS. Yâsîn (36): 55]

Di Surga itu, mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta. [QS. Yâsîn (36): 57]

(Yaitu) Surga Aden yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allâh memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. [QS. an-Nahl (16): 31]

Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka Surga Aden, mengalir sungai-sungai di bawahnya. Di dalam surga itu, mereka dihiasi dengan gelang emas, dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah. [QS. al-Kahfi (18): 31]

……………………………………………………………………

Barangsiapa mencari agama selain Islâm, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. [QS. Âli 'Imrân (3): 85]

_______________________________________________________

أَفَلاَ يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْءَانَ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِندِ غَيْرِ اللهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلاَفاً كَثِيرًا

Maka, apakah mereka tidak memperhatikan al-Qurân? Kalau sekiranya al-Qurân itu bukan dari sisi Allâh, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. [QS. an-Nisâ: 82]